Pages

Sabtu, 28 Juni 2014

TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA TENTANG SWASEMBADA PANGAN


TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA
TENTANG
SWASEMBADA PANGAN
NAMA: DEVI EUPHORIA FRISKY
KELAS: 1EB29
NPM: 22213255
DOSEN: IRWANDARU DANANJAYA
FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA KARAWACI
TAHUN AJARAN 2013/21014


           PENGERTIAN
  
Saat ini sektor pertanian adalah salah satu sektor yang mempengaruhi pembangunan nasional. Pembangunan sektor pertanian menjadi sesuatu yang penting dan strategis. Pembangunan pertanian telah memberikan sumbangan besar dalam pembangunan nasional. Belajar dari pengalaman masa lalu dan kondisi yang dihadapi saat ini, sudah selayaknya sektor pertanian menjadi sektor unggulan dalam menyusun strategi pembangunan nasional.
Swasembada dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memenuhi segala kebutuhan. Pengan adalah bahan-bahan makanan yang didalamnya terdapat hasil pertanian,perkebunan dan lain-lain. Jadi swasembada pangan adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan bahan makanan sendiri tanpa perlu mendatangkan dari pihak luar.
 
MAMPUKAH INDONESIA MENCAPAI SWASEMBADA PANGAN?
     Tiap 16 Oktober selalu dirayakan sebagai Hari Pangan Sedunia dimana tahun 2013 kemarin menginjak perayaan yang ke-33. Tiap-tiap perayaan Hari Pangan Sedunia ini, satu topik utama yang senantiasa dibawa yaitu masalah ketahanan pangan yang diartikan sebagai Swasembada Pangan. Di tahun 2013 kemarin, Hari Pangan Sedunia membawa tema global yaitu Sistem Pangan Berkesinambungan Bagi Kekuatan Pangan dan Gizi alias "Sustainable Food Systems for Food Security and Nutrition". Sementara di Indonesia, pemerintah membawa tema "Optimalisasi Sumber Daya Lokal Untuk Kemandirian Pangan". Sebenarnya pemerintah semenjak tahun 2004 lalu sudah menyatakan swasembada pangan ini yang diharapkan dapat terwujud di tahun 2014 ini antara lain lewat upaya mengajak para gubernur di seluruh Indonesia. Mampukah Indonesia kita swasembada pangan? Setidaknya swasembada beras serupa dengan tahun 1987 lalu. Beberapa pihak pesimis pada komitmen pemerintah dalam berswasembada pangan ini. Pastinya bukan tanpa sebab mereka menjadi pesimis. Kita dapat lihat keadaan area pertanian di dalam negeri. Dalam kurun waktu 9 tahun saja, besaran jumlah petani kita merosot kurang lebih 14 juta petani. Tahun 2013, petani di Indonesia hanya sekitar 26,1 juta. Sedangkan 100 ribu hektare area pertanian berganti kegunaan tiap tahun.
      Tadi hanya masalah beras. Belum lagi apabila kita membicarakan 4 bahan pangan lain yaitu jagung, gula, kedelai dan juga daging. Kelima bahan pangan tersebut tak sekalipun bebas dari suplai import, gara-gara sedikitnya hasil lokal bila dibanding tingkatan konsumsi nasional. Meskipun Indonesia masih disebut dengan negara agraris, namun faktanya pemerintah terus menggantungkan pasokan pada import demi mencukupi keperluan pangan penduduknya. Komoditas beras contohnya, menurut statistik BPS sampai Agustus 2013 saja, Indonesia telah melakukan impor beras mencapai 35 ribu ton dengan total pembelian mencapai USD 19,132 juta, yang dikapalkan dari Vietnam, Pakistan, Thailand, Myanmar dan India. Apabila dijumlahkan mulai bulan Januari sampai Agustus 2013, beras yang membanjiri pasar Indonesia menembus angka 302 ribu ton seharga USD 156,332 juta. Besaran nilai impor beras ini ditaksir sampai 600 ribu ton setiap tahunnya.
      Apabila melihat hasil panen beras di tahun 2012 silam, sebenarnya Indonesia tak usah menempuh import beras. Menurut statistik BPS, hasil gabah giling tahun 2012 menembus angka 69,05 juta ton atau sama dengan 40,05 juta ton beras. Padahal konsumsi beras masyarakat Indonesia kurang lebih 139 kg tiap orang tiap tahun atau keseluruhan berjumlah 34,04 juta ton tiap tahun, atau kelebihan produksi sampai 6 juta ton. Begitu juga pada tahun 2013, pemerintah juga sebetulnya yakin tak kembali harus mengimpor beras. Akan tetapi faktanya, Indonesia tetap saja melakukan impor beras berasal dari beberapa negara tetangga. Mempunyai kekayaan sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang banyak, sebetulnya Indonesia layak untuk masih yakin mampu mewujudkan swasembada pangan. Gerakan bersama swasembada pangan dapat diawali dari tingkatan kabupaten maupun propinsi, misalnya saja yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, agar bisa mencukupi keperluan pangan dengan mandiri. Tak lagi mesti tergantung dari suplai dari luar propinsi atau malah dari keran impor. Satu diantara terobosannya adalah dengan mengkonsumsi bermacam pangan lewat Gerakan Konsumsi Pangan Lokal Tingkat Propinsi Jawa Barat yang sudah digaungkan Juni tahun kemarin. Hari Pangan Sedunia pastinya mesti digunakan sebagai momentum merealisasikan swasembada pangan. Dan pastinya, hal tersebut perlu dukungan dan kesungguhan segenap kalangan, lebih-lebih pemerintah harus membuat kebijakan yang memihak peningkatan produksi pangan domestik, alih-alih membuka lebar lebar keran impor. Saatnya lah sekarang Negara Indonesia yang di kenal sebagai Negara yang mempunyai sumber daya alam yang kaya membuktikan diri untuk menjadi Negara yang mampu menjadikan Bangsanya sebagai Bangsa yang mandiri dan bisa  swasembada pangan untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya dan menjadikan Indonesia menuju Kejayaan.

INDONESIA BELUM MENCAPAI SWASEMBADA PANGAN

Hambatan/faktor belum mencapai swasembada pangan

Persoalan mendasar yang dihadapi petani saat ini adalah dalam hal kepemilikan, pencabutan subsidi pertanian, penurunan produktivitas dan gagal panen, serta kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2009, jumlah rumah tangga (RT) petani padi dengan penguasaan lahan kurang dari 0,5 hektar berjumlah 58 persen dari 14,99 juta RT. Petani yang memiliki lahan seluas itu tidak mungkin bisa hidup sejahtera. Jangankan untuk memenuhi biaya pendidikan keluarga, memenuhi kebutuhan “sejengkal perut” pun sudah sulit.
Pancabutan subsidi pertanian yang mengakibatkan kenaikan harga benih, pupuk, dan obat-obatan, semakin mencekik petani. Sialnya, industri pangan (mulai dari perbenihan hingga pengolahan hasil pertanian) dalam negeri dikuasai oleh asing. Ketidakberdayaan petani semakin lengkap ketika turunnya produktivitas bahkan gagal panen akibat perubahan iklim, bencana alam, dan serangan hama. Pendapatan pun akhirnya menurun padahal pengeluaran kebutuhan pokok semakin meningkat. Kondisi inilah yang mengantarkan petani dalam belenggu kemiskinan dan ketidakpastian.
Di saat bersamaan, terjadi alih fungsi lahan dan hutan. Alih fungsi lahan ini bukan hanya dilakukan oleh pengusaha besar tetapi sebagian petani kecil juga (ikut-ikutan, “diarahakan”, dan terpaksa) melakukannya. Secara otomatis lahan pertanian pangan semakin menyusut, sementara kebutuhan pangan semakin meningkat. Lagi pula, alih fungsi lahan ini juga ikut merusak lingkungan yang berdampak pada menurunnya produktivitas pertanian pangan karena terganggunya irigasi. Pada akhirnya, terjadilah krisis pangan dan ketergantungan pada pihak luar.

SOLUSI

Kebijakan strategis dan pembangunan pertanian pangan yang komprehensif dan terpadu adalah kunci menuju swasemada pangan berkelanjutan. Pertama, melindungi dan memberdayakan petani. Secara sederhana bisa diterjemahkan melalui pemberian lahan yang cukup, subsidi pertanian (modal, benih, obat-obatan, dan pupuk), subsidi pendidikan bagi anak petani, penyuluhan pertanian, pembangunan infrastruktur (jalan, listrik, dan irigasi) dan teknologi pertanian, mempermudah pemasaran produk pertanian, dan membangun industri pengolahan produk pertanian.
Jika pemerintah memiliki komitmen dan keseriusan untuk menciptakan kesejahteraan rakyat (petani) sesuai dengan konstitusi, maka sudah menjadi keharusan untuk melindungi dan memberdayakan petani. Mengenai pemberian lahan yang cukup, sebenarnya sudah diatur dalam pembaruan agraria yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria atau UUPA. Sebagai pertimbangan, Indonesia masih memiliki lahan menganggur seluas 7,3 juta hektar. Jangan sampai lahan menganggur ini hanya diberikan kepada pemilik modal yang justru mengolahnya bukan untuk kepentingan pangan nasional. Karena itu, sejalan dengan upaya melindungi dan memberdayakan petani, alih fungsi lahan untuk areal industri perkebunan dan pertambangan sudah saatnya dihentikan.
Kedua, mengembangkan pertanian pangan nasional secara terpadu. Semua pihak hendaknya dilibatkan dalam pengembangan pertanian pangan nasional, mulai dari lembaga pemerintah, lembaga pendidikan dan penelitian, lembaga swadaya masyarakat (LSM), pers, organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh masyarakat, hingga petani, untuk memiliki kepaduan. Perlu ditekankan, kemauan politik untuk mencipatkan swasembada pangan harus berbasis pada produksi pangan dalam negeri yang mandiri. Dengan harapan agar kedaulatan pangan yang sejati akan tercapai, yakni swasembada pangan berkelanjutan yang dilandasi prinsip-prinsip demokrasi. Indonesia belum terlambat melakukannya.

SARAN

Swaembada pangan bagi Indonesia belum mencukupi atau Indonesia belum dapat memenuhi swasembada pangan untuk Indonesia sendiri. Karena swasembada pangan apabila Negara tersebut telah mampu memenuhi kebutuhan pangan untuk seluruh masyarakatnya serta tidak tergantung terhadap impor pangan dari Negara lain. Pemerintah telah mengupayakan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan untuk seluruh penduduk Indonesia tetapi pada kenyataannya program yang telah dijalankan oleh pemerintah belum akurat dalam membantu program swasembada pangan. Hambatan yang terjadi dalam terciptanya swasembada pangan adalah kekurangan lahan untuk bercocok tanam karena penduduk Indonesia sangat banyak maka memerlukan di setiap daerah swasembada pangan yang cukup luas lahan.Solusinya adalah pemerintah harus menyisihkan di setiap provinsi maupun daerah-daerah untuk mempunyai lahan yang luas agar dapat menanam semua kebutuhan pangan disitu.Jangan setiap ada lahan kosong langsung menjadi proyek bisnis untuk menghasilkan keuntungan pihak tertentu atau pribadi.Sehingga lahan yang seharusnya digunakan dalam menjalakan program swasembada malah menjadi suatu bisnis yang menyebabkan kepadatan penduduk dengan didirikan rumah-rumah permanen,mol,hotel serta apartement. Menjadi salah satu hambatan dan Indonesia akan terus menerus kekurangan bahan pangan dan mengimpor dari Negara lain.

KESIMPULAN

Swasembada dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memenuhi segala kebutuhan. Pengan adalah bahan-bahan makanan yang didalamnya terdapat hasil pertanian, perkebunan dan lain-lain. Jadi swasembada pangan adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan bahan makanan sendiri tanpa perlu mendatangkan dari pihak luar. 

Sumber :






 

Jumat, 23 Mei 2014

Rank Gunadarma University

Gunadarma University is awarded as The Best Private University in Indonesia versi Webometrics on January 2014 Rank Edition


Ranking Web of Universities, known as Webometrics, had published The latest Edition, January 2014 edition.
In this edition, put Gunadarma University at tenth in Indonesia also as The Best Private University in Indonesia.

Here are the list of top ten University Rank in Indonesia and World Rank:
1. Universitas Gadjah Mada (WR. 598)
2. Institute of Technology Bandung (WR. 636)
3. University of Indonesia (WR. 696)
4. Airlangga University (WR 1013)
5. Universitas Padjadjaran    (WR. 1036)
6. Brawijaya University    (WR. 1052
7. Diponegoro University / Universitas Diponegoro    (WR. 1088)
8. Bogor Agricultural University    (WR. 1156)
9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember    (WR. 1228)
10.Gunadarma University    (WR. 1302)

For further information please visit : http://www.webometrics.info/en/Asia/Indonesia.

Congratulations for all civitas academica of Gunadarma.
sumber:  http://www.gunadarma.ac.id/en/page/gunadarma-university-is-awarded-as-the-best-private-university-in-indonesia.html

Selasa, 22 April 2014

Tugas Perekonomian Indonesia

TUGAS SOFTSKILL
MATA KULIAH PEREKONOMIAN INDONESIA
NAMA: DEVI EUPHORIA FRISKY
KELAS: 1EB29
NPM: 22213255
DOSEN: IRWANDARU DANANJAYA
UNIVERSITAS GUNADARMA KARAWACI






PELAKU-PELAKU EKONOMI SECARA MAKRO
(CIRCULAR FLOW ACTIVITY)


 Perekonomian Terbuka (Perekonomian Empat Sektor)
Kegiatan ekonomi empat sektor sering disebut perekonomian terbuka. Karena kegiatan ini tidak hanya melibatkan pelaku-pelaku ekonomi di dalam negeri, tetapi juga masyarakat ekonomi di luar negeri.
Model circular flow membagi perekonomian menjadi empat sector yaitu :
1.           Sektor Rumah Tangga, yang terdiri atas sekumpulan individu yang di anggap homogen dan identik.
2.             Sektor Perusahaan, yang terdiri atas sekumpulan perusahaan yang memproduksi barang dan jasa.
3.             Sektor Pemerintah, yang memiliki kewenangan politik untuk mengatur kegiatan masyarakat dan perusahaan.
4.             Sektor Luar Negri, yaitu sector perekonomian dunia, dimana perekonomian melakukan transaksi ekspor-impor.

A.     SEKTOR RUMAH TANGGA
           Sektor rumah tangga memiliki faktor-faktor produksi yang dibutuhkan untuk proses produksi barang dan jasa privat (sektor perusahaan) maupun barang dan jasa (sektor pemerintah. Faktor-faktor produksi tersebut adalah kesediaan untuk bekerja (tenaga kerja), barang modal uang dan kesediaan untuk menanggung resiko yang dihadapi oleh perusahaan dengan membeli saham.
B.     SEKTOR PERUSAHAAN
         Aliran  pengeluaran sektor rumah tangga merupakan aliran pendapatan sektor perusahaan .Selain sektor rumah tangga, perusahaan memperoleh pendapatan dari sektor  pemerintah yang merupakan konsumsi pemerintah, dan dari permintaan sektor luar negri yang merupakan ekspor sektor perusahaan. Selain melakukan pembayaran untuk sektor rumah tangga perusahaan juga membayar pajak kepada pemerintah.

C.      SEKTOR PEMERINTAH
           Fungsi utama pemerintah adalah menyediakan barang publik, untuk menjalankan fungsinya pemerintah melakukan pengeluaran berupa pembelian barang dan jasa dari sektor perusahaan dan pengeluaran-pengeluaran dari sektor rumah tangga. Karena barang publik tidak dapat disediakan sepenuhnya lewat mekanisme pasar, pemerintah harus menarik pajak dari sektor rumah tangga  dan sektor perusahaan.

D.      SEKTOR LUAR NEGRI
           Sektor rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah merupakan perekonomian domestik. Perekonomian dikatakan tertutup jika tidak melakukan interaksi dengan sektor luar negri dalam perekonomian terbuka disederhanakan dengan mekanisme ekspor dan impor. Ekspor merupakan aliran pendapatan dari sektor luar negeri ke perekonomian domestik,  sedangkan impor merupakan aliran pengeluaran dari perekonomian domestik ke sektor luar negeri.

Sumber
Gambar:  http://3.bp.blogspot.com/_2qm7bjC74HA/S_4ce5oXeQI/AAAAAAAAADg /gj-k_YWa__M/s1600/flow4.jpg
Penjelasan: http://kamjakarta120782.blogspot.com/2013/02/4-sektor-pelaku-ekonomi.html



SISTEM EKONOMI YANG ADA DIDUNIA

A.    SISTEM EKONOMI LIBERAL (KAPITALIS)
            Sistem ekonomi liberal adalah system perekonomian yang menghendaki kebebasan dalam sendi ekonomi. Sistem Liberal Prinsipnya yaitu mengedepankan peran ekonomi pasar bebas. Bila terjadi kebebasan berproduksi, kebebasan pasar dan kebebasan tenaga kerja untuk bekerja, maka akan tercipta peningkatan produksi yg sangat pesat. Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.

Ciri-ciri sistem perekonomian liberal (kapitalis):
a.    Setiap individu bebas memilih pekerjaan.
b.     setiap individu bebas memiliki alat alat produksi.
c.    setiap individu bebas mengadakan persaingan.
Keuntungan:
Ada beberapa keuntungan dari suatu sistem ekonomi liberal, yaitu:
•    Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi, karena masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah/komando dari pemerintah.
•    Setiap individu bebas memiliki untuk sumber-sumber daya produksi, yang nantinya akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
•    Timbul persaingan semangat untuk maju dari masyarakat.
•     Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi, karena adanya persaingan semangat antar masyarakat.
•    Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena setiap tindakan ekonomi didasarkan motif mencari keuntungan.
Kelemahan:
a.    Tidak ada kekuatan yang dapat melindungi hak kepemilikan .
b.    Orang yang tidak mempunyai sumber daya yang dijual akan menderita dan kelaparan.
c.    Beberapa produsen akan berusaha memonopoli pasar dengan  cara mengurangi persaingan.

B.    SISTEM  EKONOMI SOSIALIS (ETATISME)

Sistem ekonomi yang segala bentuk kegiatan ekonomi dikuasai,dikelola, dan di kendalikan oleh Pemerintah Pusat . Negara penganut yaitu RRC, POLANDIA RUMANIA, dll.
Ciri – ciri sistem perekonomian etatisme (sosialis) :
a.    Perekonomian diatur dan dikuasai oleh pemerintah.
b.    Produksi disesuaikan dengan dan daya beli masyarakat.
c.    Negara memiliki monopoli dalam hal yang menyangkut orang banyak.
Kelemahan:
a.    Pengelolaan perekonomian merupakan suatu hal yang rumit.
b.    Tidak ada individu yang memiliki sumber daya.
c.    Tiap tiap individu mempunyai kebebasan yang relative terbatas dalam membuat ekonomi.

C.    SISTEM EKONOMI KOMANDO (TERPUSAT)

Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah : Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah Hak milik engangguran dan masalah ekonomi lainnya.
Pasar barang dalam negeri berjalan lancar Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan Jarang terjadi krisis ekonomi Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah:Mematikan inisiatif individu untuk maju Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya penganut sitem ekonomi terpusat yaitu RRC, POLANDIA RUMANIA, dll.

Ciri-ciri sistem perekonomiasn terpusat:
a.    Perekonomian diatur dan dikuasai oleh pemerintah.
b.    Produksi disesuaikan dengan dan daya beli masyarakat.
c.    Negara memiliki monopoli dalam hal yang menyangkut orang banyak.

Kelebihan:
•    Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi

Kelemahan:
a.    Pengelolaan perekonomian merupakan suatu hal yang rumit.
b.    Tidak ada individu yang memiliki sumber daya
c.    Tiap tiap individu mempunyai kebebasan yang relative terbatas dalam membuat ekonomi perorangan tidak diakui Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan  bebas dalam kegiatan perekonomian Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah Kebaikan dari system ekonomi terpusat adalah:Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi

D.    SISTEM EKONOMI CAMPURAN

Sistem ekonomi yang memadukan antara system perekonomian LIBERAL dengan KAPITALIS.
Sistem Ekonomi Campuran Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta. Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang. Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Secara umum saat ini hampir tidak ada negara yang murni melaksanakan sistem ekonomi terpusat maupun pasar, yang ada adalah kecenderungan terhadap ekonomi pasar seperti Amerika, Hongkong, dan negara–negara eropa barat yang berpaham liberal, sementara negara yang pernah menerapkan ekonomi terpusat adalah Kuba, Polandia dan Rusia yang berideologi sosialis atau komunis. Kebanyakan negara-negara menerapkan sistem ekonomi campuran seperti Perancis, Malaysia dan Indonesia.

Ciri-ciri sistem perekonomian campuran:
a.    pemerintah ikut aktif dalam kegiatan ekonomi.
b.    Hak milik swasta atas alat prodokswi diakui aslkan  penggunaannya tidak merugikan kepentingan umum.
c.    Pemerintah mengadakan pengawasan dan bimbingan serta bantuan kepada swasta.

E.    SISTEM EKONOMI TRADISIONAL

Pengertian Sistem ekonomi ini merupakan sistem ekonomi yang dijalankan secara bersama untuk kepentingan bersama (demokratis), sesuai dengan tata cara yang biasa ditempuh oleh nenek moyang sebelumnya. Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi di mana kegiatan ekonominya yang masih sangat sederhana. Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja. Dalam sistem ini segala barang dan jasa yang diperlukan, dipenuhi sendiri oleh masyarakat itu sendiri. Tentunya Anda akan bertanya apa tugas pemerintah dalam sistem ekonomi tradisional ini?
Dalam sistem ekonomi tradisional, tugas pemerintah hanya terbatas memberikan perlindungan dalam bentuk pertahanan, dan menjaga ketertiban umum. Dengan kata lain kegiatan ekonomi yaitu masalah apa dan berapa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi semuanya diatur oleh masyarakat. Pada umumnya, sistem perekonomian ini berlaku pada negara-negara yang belum maju, dan mulai ditinggalkan.

Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional:
a.    Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
b.    Hanya sedikit menggunakan modal
c.    Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
d.    Belum mengenal pembagian kerja
e.    Masih terikat tradisi
f.    Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.
g.    Masyarakat hidup berkelompok secara kekeluargaan.
h.    Belum mengenal adanya pembagian kerja.
i.    Pertukaran secara barter.

Kelebihan:
a.    Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
b.    Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
c.    Tidak individualistis
d.     Sistem ekonomi tradisional tetap menjaga budaya tradisional suatu negara dan juga dipercaya sepenuhnya oleh masyarakat

Kelemahan:
a.    Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah
b.    Mutu barang hasil produksi masih rendah.
c.    Sistem ekonomi tradisional tidak terbuka luas,sehingga hanya bisa berdiri di negaranya sendiri.



SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA

Sistem perekonomian di Indonesia menganut demokrasi ekonomi.

Ciri-ciri sistem perekonomian demokrasi ekonomi:
a.    Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas  kekeluargaan.
b.    Cabang cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
c.    Hak milik peorangan diakui pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
d.    Fakir miskin dan anak anak terlantar berhak memperoleh jaminan social.

Ciri-ciri yang harus dihindari ekonomi demokrasi ekonomi:
a.    Free fight Liberalisme, yaitu eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain.
b.    Etatisme, yaitu dominasi ekonomi oleh Negara yang mematikan potensi dan daya kreasi sector sector ekonomi di luar sector Negara.
c.    Monopoli, yaitu pemusatan kekuasaan kekuatan ekonomi dalam suat5u  kelompok yang merugikan masyarakat.

Sumber: http://sinden-tugas.blogspot.com/2011/02/sistem-ekonomi-yang-ada-didunia.html
              http://indryfile.blogspot.com/2013/03/sistem-ekonomi-yang-ada-di-dunia.html

Senin, 16 Desember 2013

Tips Sukses Ujian / Tes TOEFL

Tips Sukses Ujian / Tes TOEFL


Test Of English Foreign Language (TOEFL) dewasa ini banyak dipergunakan sebagai bagian dari tahap seleksi oleh suatu instansi, baik untuk tes masuk S2 (skor min : 450), tes mendapatkan beasiswa (skor min : 500) maupun tes penerimaan ODP Bank Mandiri (skor min : 450). Pembahasan mengenai materi TOEFL telah sering disampaikan. Untuk itu berikut ini akan diulas tips lengkap dari sisi lain, agar Anda dapat sukses dalam mengambil ujian TOEFL :

1. Siapkan Kemampuan Otodidak. Sebelum mengambil TOEFL Preparation Program ataupun TOEFL Test Program, akan lebih tepat apabila anda mengoptimalkan skill anda secara otodidak terlebih dahulu. Karena apabila skill anda masih sangat kurang, TOEFL Preparation akan menjadi sia-sia. Buku Barron’s lebih dari cukup untuk membantu anda dalam tahap belajar otodidak ini, karena telah dilengkapi penjelasan-penjelasan praktis tentang grammar, reading, kaset untuk kebutuhan listening serta soal-soal latihan lengkap dengan pembahasannya

2. Berlatih Listening. Berlatih listening tidak harus menggunakan kaset percakapan dalam tes TOEFL, namun bisa dibuat lebih menyenangkan sehingga anda tidak bosan dalam berlatih. Sediakan waktu setidaknya 2 jam sehari untuk mendengarkan percakapan bahasa inggris melalui media-media umum seperti siaran BBC, Menonton acara National Geographics atau bahkan menonton film berbahasa inggris (tanpa text yach...)

3. Berlatih Reading. Untuk memudahkan dalam berlatih reading ala TOEFL adalah berlatihlah membaca cepat dan memahami makna secara kalimat atau secara paragraf. Jangan terpaku pada kata per kata. Hal ini akan melatih anda dalam hal "paraphrase" (menyimpulkan makna secara singkat) dan pronoun (Penggunaan he, she, it, dst sebagai pengganti orang I/II/III) dari sebuah paragraf.

4. Mencari Lawan Bicara. Hal ini akan melatih anda dalam mendengarkan untuk kemudian berbicara. Disini anda dilatih untuk menyusun kata-kata secara terstuktur berdasarkan dasar-dasar pemahaman anda pada poin 1.


5. Berlatih Soal. Berlatih soal berguna bagi Anda untuk memahami model-model soal tes TOEFL. Sehingga semakin sering anda berlatih, maka semakin familiar anda dengan soal-soal TOEFL. Untuk berlatih dengan soal TOEF.


6. Tenang. Setelah anda melakukan cara-cara persiapan di atas, tiba waktunya anda berhadapan dengan ujian TOEFL. Yang perlu Anda perhatikan adalah : tenang. Jangan terburu-buru menjawab, kerjakan soal dengan tenang.

7. Konsentrasi. Konsentrasi merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan anda dalam TOEFL khususnya untuk sesi listening, karena materi soal dan pertanyaan tidak akn pernah diulang. Sehingga sekali terlewatkan 3-4 kata maka anda berarti telah melawatkan 1 buah soal.

8. Jangan Terpaku Pada 1 Soal. Mengingat waktu yang diberikan sangat terbatas, biasakan jangan terlalu lama untuk menjawab satu soal. Apabila satu soal sepertinya sulit, tinggalkan soal tersebut dengan cepat dan lanjutkan dengan soal berikutnya. Gunakan waktu sisa untuk mengulang soal yang ada, hal ini hanya berlaku untuk sesi grammer dan reading. 


sumber: http://belajar-toefl.blogspot.com/2009/04/tips-sukses-ujian-tes-toefl.html

Sabtu, 14 Desember 2013

7 Gejala Jantung Pada Wanita

7 Gejala Jantung Pada Wanita

Oleh: dr. Nadia Octavia
KLIKDOKTER.com - Mungkin Anda sering menonton film atau sinetron dimana ada adegan sang aktor terkena serangan jantung: sang aktor memegangi dada kirinya kemudian jatuh terkapar. Klasik.
gejala penyakit jantung wanita nyeri dada perempuan heartburn sakit Namun pada dunia nyata terkadang hal itu tidak terjadi, terutama pada wanita yang seringkali mengalami gejala yang lebih tersembunyi seperti gabungan gejala: mudah lelah, dada seperti terbakar (heartburn), rasa tidak nyaman pada perut, tiba-tiba merasa pusing dan gangguan tidur yang berlangsung bisa dalam hitungan jam, hari dan bahkan mungkin minggu.
  1. Fatigue atau mudah lelah Fatigue atau mudah lelah merupakan gejala yang paling sering dialami dan dapat mengindikasikan kurang istirahat, efek samping konsumsi obat atau bisa juga dikarenakan adanya gangguan medis lain. Namun, kelelahan yang ekstrim bisa jadi merupakan gejala dari serangan jantung. Pada suatu studi membuktikan bahwa pada lebih dari 70% subjek yang disurvey mengalami fatigue beberapa hari hingga minggu sebelum serangan jantung.
  2. Gangguan tidur Pada suatu studi menunjukkan bahwa hampir setengah dari wanita yang mengalami serangan jantung mengalami gangguan tidur pada beberapa hari sebelum terjadi serangan.
  3. Sesak nafas Sering mengalami kesulitan untuk mengambil nafas panjang namun Anda tidak memiliki asma? Sesak nafas yang dialami sewaktu menjalankan aktivitas sehari-hari bisa jadi merupakan gejala awal serangan jantung.
  4. Heartburn Hampir 40% wanita yang mengalami serangan jantung juga mengalami heartburn dan rasa kurang nyaman pada perut beberapa saat sebelum mengalami serangan. Ketika mengalami serangan jantung, wanita mengalami masalah saluran pencernaan 2x lebih sering dibandingkan pada pria.
  5. Cemas
    Lebih dari 1/3 wanita mengalami kecemasan ekstrim sebagai gejala awal dari serangan jantung. Sehingga jika Anda tiba-tiba merasa cemas tanpa alasan dan tidak seperti biasanya, ada baiknya jika Anda segera mengunjungi dokter.
  6. Nyeri Meskipun nyeri dada merupakan gejala klasik dari serangan jantung, namun hanya 30% dari wanita yang dilaporkan mengalami hal ini. Wanita seringkali dilaporkan mengalami nyeri atau rasa tidak nyaman pada area tubuh seperti punggung, leher, bahu dan lengan atau bahkan pada rahang dan tenggorokan.
  7. Pusing dan berkeringat Hampir 40% wanita yang mengalami serangan jantung mengalami pusing atau kepala terasa ringan yang disertai juga dengan berkeringat dingin. Pusing yang dialami secara tiba-tiba bisa jadi juga merupakan gejala stroke, jadi segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk tindakan preventif.

    sumber: http://id.she.yahoo.com/7-gejala-jantung-pada-wanita-114229732.html 

Jumat, 04 Oktober 2013



MAKALAH
PENGANTAR EKONOMI 1


“Perilaku Produsen”

      
Disusun Oleh:
Anggie Mardhiyana (21213019)
Destya Dwi Rahmayanti (22213230)
Devi Euphoria Frisky (22213255)
Firda Septiani (23213493)
Nike Aulia Aziza Harahap (26213427)
Riska Rizkinia (27213800)
Selvi Nitami (28213359)
Tisssa Amalia Ramadhani (28213924)

KELAS 1EB29
FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI
Mata Kuliah: Pengantar Ekonomi
Dosen: Sri Murtiasih
Universitas Gunadarma Karawaci Tahun Ajaran 2013/2014


KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehinga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Perilaku Produsen”  ini dengan baik. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memahami pengertian Perilaku Produsen yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari perusahaan.
Penyusun membuat makalah ini dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Akhirnya tim penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca. Atas perhatiannya penulis mengucapkan terima kasih.
Berbagai sumber. Makalah ini dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap dunia organisasi.




               
                                                                                                           

                                                                                   
                                                                                                                        Penulis



DAFTAR ISI



JUDUL                                                                                        1
KATA PENGANTAR                                                               2
DAFTAR ISI                                                                               3         


Bab I Pendahuluan :
1.1       Latar Belakang                                                               4                                 
1.2       Rumusan Masalah                                                          4
1.3       Tujuan Penulisan                                                            4
 
Bab II Pembahasan:
2.1     Perilaku Produsen                                                            5                                 
2.2     Produsen Dan Fungsi Produksi                                       6
2.3     Tujuan Produksi                                                               10
2.4     Contoh Produsen Yang Merugikan                                11
2.5     Peranan Produksi Pada Perilaku Produsen                   12
2.6     Produsen Optimal                                                             12
2.7    Least Cost Combination                                                    14

Bab III Penutup :
3.1   Kesimpulan                                                                          18
Daftar Pustaka                                                                            19




BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Dalam mengenal Produsen kita perlu mempelajari perilaku produsen  sebagai perwujudan dari seluruh aktivitas jiwa manusia itu sendiri.
          Suatu metode didefinisikan sebagai suatu wakil realitias yang di sederhanakan. Model perilaku produsen dapat didefinisikan sebagai suatu sekema atau kerangka kerja yang di sederhanakan untuk menggambarkan aktivitas-aktivitas produsen.

Rabu, 11 September 2013

GRAMMAR

Nah ini bisa ditonton buat mantepin grammar B.Inggrisnya guys..
https://www.zenius.net/c/880/grammar

sumber:  https://www.zenius.net/c/880/grammar